Petani di Sukajaya Panen 40 Ton Bawang Merah, Minta Perhatian Pemkab Bogor

“Harapannya banyak petani lain yang ikut menanam bawang merah. Selain masa panennya singkat, hasilnya juga sangat menjanjikan jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Meski begitu, para petani masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari terbatasnya tenaga ahli, kurangnya peralatan pertanian, hingga buruknya infrastruktur jalan.

“Saat ini kami hanya memiliki satu tenaga ahli. Peralatan dan fasilitas pertanian pun masih sangat terbatas,” kata Firman.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

Kendala terbesar lainnya adalah akses jalan. Hasil panen sulit diangkut karena jalan dari kebun menuju gudang masih berupa tanah merah. Kondisi ini semakin parah ketika musim hujan tiba.

“Jalan Usaha Tani (JUT) sudah kami usulkan dan sempat diukur, tapi hingga kini belum ada realisasinya. Padahal JUT sangat penting untuk memperlancar distribusi hasil panen,” tegas Firman.

BACA JUGA :  Kamar Mandi Sudah Dibersihkan Tapi Masih Bau? Ini 5 Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dan dinas terkait dapat memberikan dukungan nyata terhadap pertanian di Sukajaya.

“Bukan hanya bibit dan pupuk saja, tapi juga peralatan pertanian dan infrastruktur jalan. Dengan begitu, produktivitas petani bisa lebih maksimal,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================