Kadisdik Jabar Sebut Genting Berat Picu Robohnya Atap SMKN 1 Cileungsi

“Perencanaan dan pelaksanaannya masih harus ditelusuri lebih dalam,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, Dinas Pendidikan mendorong pihak sekolah untuk menerapkan sistem kelas bergilir, moving class, maupun pembelajaran daring agar proses belajar tetap berjalan.

“Ada 36 rombongan belajar dengan empat kelas. Ini harus segera diatasi supaya anak-anak tidak kehilangan hak belajar,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pendaftar Job Fair Kota Bogor 2026 Membeludak Tembus 6.892 Orang

Sebagian besar siswa hanya mengalami lecet, terkilir, atau patah ringan, dan seluruhnya dilaporkan dalam kondisi stabil.

Purwanto menambahkan, Gubernur Jawa Barat telah menginstruksikan seluruh sekolah segera melaporkan bila ada bangunan yang dinilai tidak layak.

BACA JUGA :  Bidadari dan Pasangan Surga: Bagaimana Islam Memandang Kebahagiaan Abadi bagi Laki-laki dan Perempuan?

“Pengawasan akan diperketat. Begitu ada sekolah yang kondisinya membahayakan, harus segera direhabilitasi. Prioritas utama kita adalah keselamatan siswa,” tegasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================