MENGAPA KITA LEBIH SENANG DEMO DARI PADA MUSYAWARAH YANG SESUAI DENGAN PANCASILA?

Kalau cinta sudah dibuang, Jangan harap keadilan akan datang, Kesedihan hanya tontonan, Bagi mereka yang diperkuda jabatan, Oh oh ya oh ya oh ya, bongkar.

Sabar sabar sabar dan tunggu, Itu jawaban yang kami terima, Ternyata kita harus ke jalan, Robohkan setan yang berdiri mengangkang, Oh oh ya oh ya oh ya, bongkar.

Penindasan serta kesewenang-wenangan, Banyak lagi t’ramat banyak untuk disebutkan, Hoi! hentikan hentikan jangan diteruskan, Kami muak dengan ketidakpastian, Dan keserakahan, Di jalanan kami sandarkan cita cita, Sebab di rumah tak ada, Lagi yang bisa dipercaya, Orang tua pandanglah kami s’bagai manusia, Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta, Oh oh ya oh ya oh ya, bongkar.

BACA JUGA :  KPop Demon Hunters Rayakan Satu Tahun Kesuksesan, Pop-Up Store Resmi Hadir di Jakarta

Alhamdulillah setelah presiden bertindak cepat diantaranya untuk membatalkan tunjungan DPR yang dinilai terlalu besar, sebagai pemicu demo,  ditengah penderitaan rakyat dan terakhir Prabowo juga mereshuffle 5 menterinya, sehingga publik semakin percaya dan demo akhirnya selesai dengan sendirinya.

BACA JUGA :  7 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Sering Tidak Disadari

Ayo mulai sekarang demo damai dan tertib itu jalan terakhir, sebaiknya kita memakai cara bangsa Indonesia sendiri yaitu, musyawarah untuk mufakat jika terjadi permasalahan di masyarakat, bangsa dan negara, sambil duduk manis, minum kopi, makan cemilan dan udut bagi yang udut. Jayalah Indonesiaku.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================