
Sayuran yang Tidak Dianjurkan untuk Penderita Asam Urat
- Asparagus
Asparagus mengandung purin dalam kadar sedang. Penderita asam urat disarankan membatasi konsumsi asparagus tidak lebih dari 40 gram sebanyak lima kali seminggu.
Alternatif: ganti dengan daun bawang atau okra yang lebih rendah purin.
- Kembang Kol
Meski kaya vitamin dan mineral, kembang kol termasuk sayuran dengan kandungan purin yang perlu diwaspadai. Batasi konsumsi maksimal 50 gram sebanyak lima kali seminggu.
Alternatif: brokoli, karena memiliki kandungan purin lebih rendah.
- Jamur
Hampir semua jenis jamur memiliki kadar purin cukup tinggi. Penderita asam urat sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 50 gram jamur sebanyak lima kali seminggu.
Alternatif: paprika, yang rendah purin tetapi tetap memberi rasa dan nutrisi.
- Bayam
Bayam dikenal sebagai “superfood” karena kaya zat besi, folat, dan vitamin. Sayangnya, bayam juga mengandung purin dalam jumlah sedang. Batasi konsumsi maksimal 35 gram sebanyak lima kali seminggu.
- Kacang Polong
Kacang polong bermanfaat karena mengandung vitamin A, C, serta serat. Namun, kandungan purinnya juga perlu diperhatikan. Penderita asam urat sebaiknya membatasi konsumsinya agar kadar asam urat tetap stabil.
Meski sayuran sangat baik untuk kesehatan, penderita asam urat perlu lebih selektif dalam memilih jenis sayuran yang dikonsumsi.
Asparagus, kembang kol, jamur, bayam, dan kacang polong sebaiknya dibatasi jumlahnya. Sebagai gantinya, pilih sayuran rendah purin seperti brokoli, okra, paprika, atau daun bawang.
Dengan pola makan yang tepat, penderita asam urat tetap bisa menikmati sayuran tanpa khawatir memicu kekambuhan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















