
“Saya sudah lapor ke Presiden, ‘Pak, saya akan taruh uang ke sistem perekonomian’. Saya (Kemenkeu) sekarang punya Rp425 triliun di BI, cash. Besok saya taruh Rp200 triliun,” ungkapnya.
Menurutnya, dana pemerintah yang selama ini diparkir di BI—antara lain berupa Sisa Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembayaran Anggaran (SILPA)—tidak produktif jika hanya mengendap.
Dengan digelontorkan ke bank, dana itu diharapkan bisa meningkatkan likuiditas, mempercepat penyaluran kredit, serta mendukung pemulihan ekonomi.
Koreksi Kebijakan Lama
Purbaya juga menyinggung bahwa sistem finansial Indonesia belakangan “kering” sehingga ekonomi melambat dan masyarakat kesulitan mencari kerja. Ia menyebut hal itu sebagai akibat dari kesalahan kebijakan moneter dan fiskal sebelumnya.
“Begitu saya masuk ke Kementerian Keuangan, kita lihat sistem finansial agak kering. Makanya ekonominya melambat, makanya orang susah cari kerja. Karena ada kesalahan kebijakan di situ,” tutupnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















