
Ajat menambahkan, partisipasi warga terbukti efektif, salah satunya dengan kasus pencurian yang berhasil digagalkan berkat komunikasi antarpos ronda.
“Faktanya, masyarakat cukup sadar. Koordinasi berjalan baik, sehingga potensi kerawanan bisa ditekan,” ujarnya.
Kabupaten Bogor yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia disebut menghadapi tantangan tersendiri dalam mengantisipasi potensi kerawanan sosial, politik, ekonomi, maupun keamanan. Karena itu, Pemkab mendorong seluruh kecamatan, desa, hingga RT dan RW untuk menghidupkan kembali siskamling setiap malam.
“Ini tanggung jawab bersama demi menciptakan ketertiban dan rasa aman di tengah masyarakat,” tegas Ajat. (CR4)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














