
Beberapa di antaranya yakni Pondok Pesantren Samsul di Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, yang rusak akibat angin kencang pada Januari. Lalu SDN 2 Tajur di Kecamatan Citeureup terdampak tanah longsor pada Maret. Sementara SDN Sirna Jaya 1 di Kecamatan Sukamakmur ambruk pada April.
BPBD menyebut mayoritas kerusakan berada di bangunan sekolah dasar dan madrasah, disusul pondok pesantren. Hingga September, jumlah total sekolah rusak mencapai 23 unit.
Adam menegaskan, BPBD bersama dinas terkait masih melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk menindaklanjuti perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak bencana.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















