
Faktor kedua yang tidak kalah signifikan adalah meningkatnya harga pakan ternak yang berdampak langsung pada biaya produksi peternak ayam.
Menurut data yang dihimpun Disperindag, kenaikan harga ayam potong tidak hanya terjadi di satu atau dua pasar, melainkan merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
“Untuk ayam broiler ini dari harga standar Rp 35.000 mengalami kenaikan menjadi Rp 40.000, hampir rata-rata di semua daerah,” jelas Anton.
Kenaikan sebesar Rp 5.000 per kilogram atau sekitar 14,3 persen ini tentunya memberikan beban tambahan bagi masyarakat, terutama keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah.
Meskipun tidak bisa mengintervensi harga ayam, Disperindag Kabupaten Bogor tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga komoditas kebutuhan pokok lainnya.
“Disperindag upayanya sendiri terkait dengan bahan pokok penting sudah melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan beberapa distributor. Jadi tugas kita adalah menstabilkan harga,” tegas Anton.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















