Upaya Penyelamatan Tujuh Pekerja PT Freeport di Tambang Bawah Tanah Grasberg

Teknologi untuk Evakuasi

Wahyu menekankan perlunya pemanfaatan teknologi modern seperti robot atau sistem kendali jarak jauh untuk mempercepat proses evakuasi tanpa mengorbankan keselamatan tim penyelamat. Hal ini dinilai penting agar risiko kecelakaan bisa diminimalisasi.

Selain langkah darurat, ia juga menyoroti pentingnya upaya jangka panjang, seperti:

  • Pemetaan potensi bahaya runtuhan dan rembesan lumpur,
  • Pemasangan sensor peringatan dini,
  • Pembangunan jalur terowongan alternatif yang saling terhubung,
  • Penyediaan sumber oksigen, makanan darurat, hingga peralatan evakuasi di titik tertentu,
  • Latihan kesiapsiagaan rutin bagi seluruh pekerja tambang.
BACA JUGA :  Jalan Raya Lenteng Agung Ambles, Dinas SDA DKI Sebut Dipicu Saluran Penghubung Lama

Upaya PT Freeport Indonesia

Sementara itu, VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati mengatakan bahwa tim penyelamat bekerja tanpa henti menggunakan alat berat, bor, dan drone untuk membuka akses menuju lokasi pekerja.

“Tim penyelamat bekerja tanpa henti untuk membuka akses menuju keberadaan karyawan, meski terus-menerus menghadapi tantangan besar dan risiko keselamatan tinggi,” ujar Katri dalam keterangan tertulis, Rabu (17/9).

BACA JUGA :  Cara Menghadapi Bos Toksik Tanpa Harus Resign di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Katri menyebut tantangan terbesar dalam evakuasi kali ini adalah volume material basah yang masih aktif dalam jumlah besar, bahkan lebih besar dibandingkan yang pernah mereka hadapi sebelumnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================