
“Data dan privasi akan dipimpin oleh salah satu perusahaan teknologi terbesar Amerika, yaitu Oracle. Algoritma juga akan dikendalikan oleh Amerika,” jelas Leavitt.
Trump sendiri menambahkan bahwa dewan baru TikTok akan diisi oleh “patriot Amerika yang hebat.” Namun, ia belum mengungkap siapa anggota ketujuh dewan, dengan alasan akan diumumkan kemudian.
Isyarat dari Beijing
Kesepakatan ini juga menjadi topik pembahasan dalam percakapan telepon antara Trump dan Presiden China Xi Jinping. Trump mengklaim Xi sudah “menyetujui” kesepakatan tersebut, meski Beijing belum memberikan konfirmasi resmi.
“Kami akan punya kontrol yang sangat ketat,” ujar Trump. “TikTok punya nilai luar biasa, dan saya memang sedikit bias karena cukup sukses di platform itu.”
Potensi Finansial
Menurut laporan The Wall Street Journal, sebagai bagian dari kesepakatan ini, pemerintah AS berpeluang menerima biaya miliaran dolar dari para investor yang akan menguasai TikTok.
Dengan langkah ini, Amerika Serikat bukan hanya memperketat kendali keamanan data, tetapi juga memperkuat posisi politik dan ekonominya dalam persaingan teknologi dengan China.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















