
“Kami sedang mencoba dan melihat kembali karena game 3×3 sekarang ini berbeda sekali dengan game 3×3 yang sudah pernah mereka ikuti sebelumnya,” jelas Fandi, Minggu (21/9/2025).
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan dalam turnamen ini penting karena Manila Challenger diikuti banyak tim kuat dari berbagai negara, seperti Serbia, China, Jerman, Swiss, Taiwan, Singapura, Filipina, Belanda, hingga Brunei.
Persiapan Menuju SEA Games
Hasil ini menjadi cermin bagi tim untuk lebih siap menghadapi SEA Games. Pada edisi sebelumnya, Timnas Basket 3×3 Indonesia tersingkir di babak penyisihan setelah kalah dua kali dari tiga pertandingan—dari Filipina (11-21) dan Vietnam (18-21), hanya menang sekali melawan Laos (22-11).
“Manila Challenger bisa jadi pembelajaran yang baik untuk tim karena tim-tim yang berpartisipasi sangat bagus,” tegas Fandi.
Dengan pengalaman menghadapi lawan-lawan tangguh di Manila, diharapkan Timnas 3×3 Indonesia dapat meningkatkan performa sekaligus memperbaiki catatan mereka di SEA Games mendatang.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















