
Untuk mencegah risiko serupa, KPAD Bogor mengusulkan perubahan mekanisme distribusi program MBG. Bantuan disarankan diberikan langsung kepada keluarga penerima manfaat dalam bentuk bahan makanan mentah.
“Pemberian gizi tidak harus dalam bentuk makanan matang. Bisa diolah sendiri asalkan bahan-bahannya terjamin keamanannya,” ujar Erwin.
Meski mengkritik pengawasan, KPAD Kabupaten Bogor menegaskan dukungan terhadap kelanjutan program MBG sebagai kebijakan strategis nasional.
“Kabupaten Bogor tidak mengusulkan penghentian program karena ini kebijakan strategis nasional yang justru harus kita amankan,” tutup Erwin.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan gizi anak Indonesia melalui penyediaan makanan bergizi gratis di sekolah-sekolah.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















