Dukungan Diplomatik Menguat, Tapi Gaza Tetap Membara

“Negara-negara ini punya kekuatan untuk melakukan embargo senjata. Mereka punya kekuatan untuk menekan Israel,” katanya.

Sejak Oktober 2023, 20.000 anak Palestina telah menjadi korban serangan Israel. Menteri Luar Negeri Belgia, Maxime Prevot, menegaskan bahwa penderitaan tersebut bukanlah takdir, melainkan hasil dari pilihan politik dan kelalaian internasional.

Tekanan Politik di PBB

Dalam pertemuan Dewan Keamanan, Menteri Luar Negeri Aljazair, Ahmed Attaf, menekankan pentingnya komunitas internasional mengendalikan Israel. Ia menegaskan bahwa stabilitas global hanya bisa tercapai dengan lahirnya negara Palestina berdasarkan perbatasan sebelum 1967.

BACA JUGA :  Seberapa Sering Buang Air Normal? Ini Penjelasan Medis tentang BAK dan BAB

Di Sidang Umum PBB, lebih dari 50 delegasi negara bahkan memilih keluar ruangan ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu naik podium.

Langkah Kolektif Grup Den Haag

Di sela-sela Sidang Umum PBB, 34 negara yang tergabung dalam Grup Den Haag menggelar pertemuan membahas langkah konkret menghentikan kekejaman di Gaza.

Embargo energi terhadap Israel hingga pemblokiran jalur pengiriman senjata melalui pelabuhan internasional masuk dalam opsi kebijakan.

Ketua Grup Den Haag, Varsha Gandikota-Nellutla, menegaskan bahwa kerja sama lintas negara sangat penting untuk menghentikan impunitas Israel.

BACA JUGA :   Review Film Backrooms (2026): Terjebak dalam Ruang Sunyi yang Membingungkan dan Mengganggu

“Kami ingin berkembang dari satu negara ke negara lain, hingga menguasai seluruh dunia—hingga setiap rantai pasokan senjata pemusnah massal ke Israel tertutup rapat,” ujarnya.

Gelombang solidaritas internasional terhadap Palestina semakin kuat, baik melalui diplomasi maupun demonstrasi.

Namun tanpa langkah nyata berupa sanksi, embargo, dan penghentian suplai senjata, krisis Gaza berisiko terus berlanjut dengan korban yang semakin besar.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================