Studi Ungkap Buah dan Sayur dengan Residu Pestisida Tertinggi

Buah
Ilustrasi Buah dan Sayur. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sebuah studi terbaru menemukan bahwa konsumsi buah atau sayuran dengan kadar pestisida tinggi dapat meningkatkan kadar pestisida dalam urine manusia.

Penelitian yang dipimpin Alexis Temkin ini membandingkan kadar pestisida yang ditemukan Departemen Pertanian AS dalam produk pangan dengan sampel urine dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional.

“Kami menemukan bahwa mengonsumsi berbagai jenis buah dan sayur akan mengubah kadar pestisida Anda. Konsumsi makanan dengan residu tinggi yang lebih banyak meningkatkan kadar pestisida dalam urine lebih banyak dibanding konsumsi makanan dengan residu rendah,” jelas Temkin.

Dirty Dozen: Daftar Buah dan Sayur Paling Terkontaminasi

BACA JUGA :  4 Tanda Bahaya yang Sering Diabaikan Sebelum Serangan Jantung dan Stroke

Temkin, yang juga wakil presiden sains di Environmental Working Group (EWG), menyebut daftar produk pangan dengan kontaminasi pestisida tinggi sebagai Dirty Dozen. Pada Juni 2025, peneliti menemukan total 203 jenis pestisida dalam produk Dirty Dozen.

Bayam tercatat sebagai komoditas dengan kadar pestisida tertinggi.

Berikut daftar lengkap buah dan sayuran dengan residu pestisida tinggi:

  1. Bayam
  2. Stroberi
  3. Kangkung (termasuk sawi hijau)
  4. Anggur
  5. Ceri
  6. Nektarin
  7. Pir
  8. Apel
  9. Blackberry
  10. Blueberry
  11. Kentang

Selain itu, ilmuwan juga menemukan pestisida paling beracun ada pada buncis, bayam, paprika, cabai, kangkung, kale, collard, dan mustard green.

BACA JUGA :  Kepribadian Seseorang Bisa Terlihat dari Cuaca Favoritnya, Benarkah?

Daftar Buah dan Sayur dengan Residu Rendah

Sebaliknya, buah dan sayuran dengan residu pestisida paling rendah meliputi nanas, jagung manis, alpukat, pepaya, bawang bombai, kacang polong, asparagus, kubis, semangka, kembang kol, pisang, mangga, wortel, jamur, dan kiwi.

Dampak Paparan Pestisida bagi Kesehatan

Sejumlah studi sebelumnya menunjukkan paparan pestisida dapat dikaitkan dengan risiko kesehatan serius, seperti:

  • Kelahiran prematur
  • Malformasi kongenital
  • Peningkatan kerusakan genetik pada manusia

Sementara pada ibu hamil, paparan pestisida berpotensi meningkatkan risiko cacat lahir, berat badan lahir rendah, hingga kematian janin.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================