
BOGORTODAY.COM – Heboh sebuah video pelantikan adat anggota komunitas pecinta alam viral di media sosial karena menampilkan adegan tampran.
Momen yang terekam tersebut langsung memicu perhatian warganet yang menilai adanya kekerasan terhadap prosesi tersebut.
Menanggapi video itu, Ketua Himpunan Penjelajah Alam Terbuka Sipazetuts (HIMPASUS), Amelia Polittu, angkat bicara. Ia menegaskan kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) yang berlangsung pada 26–28 September 2025 di Gunung Dua Sudara, Bitung, berjalan aman dan tanpa paksaan.
“Semua calon anggota pulang dengan keadaan sehat dan selamat. Kesehatan peserta selalu jadi prioritas, dari makanan sampai pemeriksaan fisik,” kata Amelia.
Menurutnya, setiap organisasi pecinta alam punya aturan berbeda, namun HIMPASUS konsisten menekankan aspek edukasi, pembentukan karakter, solidaritas, dan penghormatan terhadap alam.
Amelia juga menyebut sejak 2015 metode pembinaan di organisasinya mengalami banyak perubahan. Pendekatan yang digunakan kini lebih humanis, dengan fokus pada keterampilan survival, navigasi, pertolongan pertama, konservasi, serta manajemen perjalanan.
Terkait konten yang beredar luas di internet, ia menilai narasi yang dibangun tidak sesuai kenyataan.
“Kami pahami kekhawatiran orang tua, tapi semua berjalan aman dan sesuai prosedur. Anggota muda kembali sehat ke rumah masing-masing,” tandasnya.
Bagi HalamanEditor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















