
Upaya pencarian korban terus dilakukan oleh tim gabungan. Pada Selasa (30/9/2025), Damkar Surabaya mengerahkan Unit Heavy Duty Rescue (HDR) yang dilengkapi teknologi canggih, termasuk First Camera untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah reruntuhan.
“Peralatan HDR ini sangat lengkap, bisa digunakan untuk berbagai kondisi darurat, termasuk bencana seperti yang terjadi di Ponpes Al Khoziny,” jelas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Laksita Rini Sevriani.
Polda Jawa Timur juga menurunkan personel untuk mengevakuasi korban luka dan mendirikan posko ante mortem guna mengumpulkan data korban.
Keluarga Korban Datangi Lokasi
Sejumlah keluarga korban terlihat berdatangan ke Ponpes Al Khoziny untuk mencari informasi terkait anak-anak mereka yang masih belum ditemukan. Situasi di lokasi masih penuh dengan kesedihan dan kekhawatiran.
Kronologi Singkat
Bangunan asrama putra Ponpes Al Khoziny yang mencakup musala dilaporkan ambruk mendadak ketika santri sedang menunaikan salat Asar.
Dugaan sementara, ratusan santri berada di dalam bangunan saat insiden terjadi, sehingga jumlah korban dikhawatirkan masih bisa bertambah.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














