
“Makanya saya mau petakan nanti jalur airnya mana aja, sumber airnya nanti kita kontrol. Jadi kalau ada apa-apa si kepala dapurnya akan kita notif,” ujar Rino.
Sebab itu, pihaknya juga akan mengundang puluhan dapur SPPG untuk sosialisasi terkait kualitas air. Sejalan dengan yang dilakukan Dinkes yang bertugas melakukan pengawasan.
“Kondisinya bagus kalau di sini kan dibangun dari awal, tapi kita tetap bakal edukasi untuk pemakaian air yang berkualitas lah,” ujar dia.
“Karena kalau sumber kita udah bagus, tapi salah treatment juga jadi masalah. Jadi kita cara treatment-nya kita akan ajarkan, kayak gitu. Jangan sampai bermasalah nanti pas digunakan,” tukas Rino.
Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Ciwaringin Fahmi mengaku senang dengan kunjungan ini karena membantu meningkatkan kualitas layanan dalam memenuhi kebutuhan MBG di sembilan sekolah di Kecamatan Bogor Tengah.
“Membantu kami, apalagi ada dapur yang ditutup karena indikasi racun. Kamu terbantu dengan memastikan tidak ada kejadian yang sama di Kota Bogor,” tutup dia.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















