Bahlil Klarifikasi soal Batalnya Vivo dan BP-AKR Beli BBM dari Pertamina

Alasan Pembatalan Vivo dan BP-AKR

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan alasan Vivo dan BP-AKR mundur dari rencana pembelian BBM Pertamina.

Menurutnya, base fuel Pertamina mengandung etanol sebesar 3,5%, sehingga dinilai tidak sesuai dengan kriteria kedua SPBU swasta tersebut.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Bogor Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

Padahal, sesuai regulasi, batas kandungan etanol dalam BBM yang diperbolehkan mencapai 20%.

“Konten etanol 3,5% itu sebenarnya masih dalam ambang batas regulasi. Tapi teman-teman SPBU swasta memilih tidak melanjutkan pembelian karena alasan tersebut,” jelas Achmad dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (1/10/2025).

BACA JUGA :  Menata Asam Sari Resmi Hadir, Hadirkan Inovasi Saus Asam Jawa untuk Kuliner Indonesia

Pemerintah Dorong Penyelesaian

Meski terjadi pembatalan, Bahlil menekankan bahwa komunikasi antar pihak masih terus berjalan.

Pemerintah berharap proses B2B ini dapat menemukan jalan keluar agar pasokan BBM ke masyarakat tetap lancar, sesuai kebutuhan energi nasional.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================