
Sejak pelayaran dimulai pada 31 Agustus lalu, Global Sumud Flotilla telah mengerahkan sekitar 40 kapal sipil dengan ratusan aktivis, tenaga kesehatan, jurnalis, hingga figur publik internasional, termasuk aktivis iklim Greta Thunberg.
Tekanan Israel terhadap Flotilla
Aksi pelayaran GSF berulang kali mendapat serangan. GSF menuding serangan tersebut didalangi Israel, termasuk insiden saat armada mereka berlayar di perairan Yunani dan saat berlabuh di Tunisia.
Pada Rabu (1/10/2025), angkatan laut Israel dilaporkan mencegat puluhan kapal GSF yang mendekati Gaza, menangkap lebih dari 400 aktivis, termasuk Greta Thunberg, dan menggiring mereka ke Israel.
Selain itu, satu kapal GSF bernama Mikeno (Al Bireh) sempat terdeteksi berada hanya puluhan kilometer dari pantai Gaza pada Kamis.
Namun, sejak itu kapal tersebut tidak lagi bergerak, dan diduga turut dicegat oleh pasukan Israel.
Tekad Tak Surut
Meski menghadapi hambatan besar, bergabungnya sembilan kapal baru FFC menjadi simbol bahwa dukungan internasional terhadap Gaza terus mengalir.
Misi ini menegaskan perlawanan terhadap blokade Israel yang sudah berlangsung bertahun-tahun, sekaligus menunjukkan solidaritas global bagi rakyat Palestina.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















