Prabowo Resmi Izinkan Koperasi Kelola Tambang Mineral dan Batu Bara, Maksimal 2.500 Hektare

SEJUMLAH warga memancing di kolam bekas galian tambang Gunung Kapur, Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (25/6/2020). Gunung Kapur yang merupakan bekas galian tambang batu kapur tersebut menjadi destinasi wisata alam yang ramai dikunjungi warga terutama saat hari libur. (Bogor Today/Dwi Susanto)

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Prabowo Subianto telah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 untuk menjadi dasar aturan hukum bagi koperasi untuk dapat mengelola tambang mineral dan batu bara (Minerba).

Aturan ini merupakan perubahan kedua dari PP Nomor 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menejelaskan, kebijakan ini memberi peluang bagi koperasi untuk ikut menggarap sektor pertambangan.

BACA JUGA :  Motor Listrik MBG Era Dadan Terbengkalai di Bogor, Ini Kata Kajari

“Sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah tambang,” ujar Ferry dikutip dari kumparan pada Kamis (9/10/2025).

Disebutkan dalam Pasal 26C yang mengatur verifikasi administratif dan keanggotaan koperasi oleh Kementerian Koperasi.

Kemudian, Pasal 26E memungkinkan pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) mineral logam atau batu bara secara prioritas melalui sistem OSS.

Selain itu, Pasal 26F menetapkan bahwa koperasi dapat mengelola lahan tambang hingga maksimal 2.500 hektare.

BACA JUGA :  DPRD Kabupaten Bogor Perketat Pengawasan Usaha di Cijeruk dan Cigombong

Ferry menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) untuk kemakmuran rakyat.

Fery juga mengaku optimistis program ini dapat memperkuat peran koperasi sebagai badan usaha dan membuka peluang ekonomi baru.

“Termasuk melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk pengelolaan sumber daya seperti tambang dan sumur minyak rakyat,” tandasnya.

Bagi Halaman

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================