
“Ini contoh ideal sirkular ekonomi di tingkat kelurahan. KKMP jadi pemasok bahan baku, limbahnya dimanfaatkan warga, dan hasilnya dinikmati oleh anak-anak sekolah. Semuanya saling terhubung dan memberi manfaat,” ujar Dedie.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan pangan di sekolah. Pemerintah Kota Bogor telah membentuk satuan tugas (satgas) pemantau gizi dan keamanan makanan sesuai arahan Mendagri sejak Juni 2025.
“Kita tidak ingin ada lagi kasus keracunan di sekolah. Jika terjadi kasus, harus ada mekanisme pelaporan, pemeriksaan sampel makanan, dan penanganan yang cepat,” tegasnya.
SPPG Yasmin Curug Mekar saat ini melayani 20 sekolah dengan sekitar 3.600 siswa. Ke depan, layanan akan diperluas untuk mencakup ibu menyusui, pesantren, dan balita.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















