Herbert Nilai Penalti untuk Lewis Hamilton di GP Singapura Sudah Tepat

Lewis Hamilton
Instagram @lewishamilton

BOGORTODAY.COM – Mantan pengawas balapan Formula 1 (F1), Johnny Herbert, menilai keputusan pengawas balapan yang menjatuhkan penalti kepada Lewis Hamilton di Grand Prix (GP) Singapura merupakan langkah yang tepat.

Hamilton dijatuhi penalti waktu lima detik usai melanggar batas lintasan di tikungan akhir. Pebalap Mercedes itu mengalami masalah rem serius pada lap-lap terakhir, yang membuatnya kehilangan lebih dari 40 detik dari waktu balapan.

Meski Hamilton mengalami kendala teknis, pengawas tetap menjatuhkan sanksi. Herbert, yang hingga musim ini masih tercatat sebagai pengawas FIA, menilai keputusan tersebut sudah sesuai aturan.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

“Memberikan penalti kepada Lewis adalah tindakan yang benar. Ia sedikit memotong tikungan, sehingga tidak perlu mengerem. Ia mendapatkan konsekuensi yang setimpal,” ujar Herbert kepada Betting Lounge.

Herbert menambahkan, protes keras dari Fernando Alonso tidak memengaruhi keputusan pengawas.

“Para pengawas sudah mengambil langkah yang tepat. Fernando memang terlihat sangat marah di radio, tapi pada akhirnya jelas bahwa Lewis tetap diberi kesempatan untuk menyelesaikan balapan,” katanya.

BACA JUGA :  Satu Rumah Ludes Terbakar di Ciampea, Tidak Ada Korban Jiwa

“Anda tidak bisa mengambil keuntungan seperti itu. Tidak bisa curang sejauh itu,” tambahnya.

Meski sempat melontarkan kritik terhadap Alonso beberapa waktu lalu, Herbert kali ini juga memberikan pujian. Ia menilai pesan radio Alonso kepada Hamilton menunjukkan semangat kompetitif tinggi di antara para pebalap papan atas.

Sebelumnya, Herbert sempat menilai performa Alonso menurun dan bahkan kalah bersaing dari rekan setimnya di Aston Martin, Lance Stroll.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Sumber : Liga Olahraga

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================