
Sementara untuk anak-anak yang masih dalam usia sekolah, Disdik akan mendorong mereka kembali melanjutkan ke pendidikan formal, baik tingkat SMP maupun SMA.
Yanto menyebutkan, pihaknya akan bersinergi dengan kecamatan hingga tingkat Rukun Warga (RW) untuk melakukan pendataan. Menurutnya, setiap wilayah memahami budaya dan kondisi masing-masing daerah.
“Program tahun ini baru pendataan. Kami sinergi dengan kecamatan, desa, kelurahan, RT, RW. Setelah itu, kami dorong anak-anak agar bersekolah. Yang paham kultur dan budaya di wilayah itu kan mereka,” katanya.
Yanto mengidentifikasi dua faktor utama penyebab anak putus sekolah, yakni kendala ekonomi dan tidak diterima di sekolah negeri saat penerimaan peserta didik baru. Beberapa calon siswa memilih menunggu hingga tahun berikutnya untuk mendaftar kembali, sementara sebagian lainnya memutuskan tidak melanjutkan sekolah.
Editor : Rifki Ramadhan
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















