
Ia berharap, melalui verifikasi langsung ini, diperoleh data yang akurat guna mendukung updating DTSEN, sehingga dapat menjadi pedoman bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengintervensi kemiskinan.
Selain itu, Denny Mulyadi menyebutkan bahwa dari DTSEN yang ada, ditemukan beberapa data yang sesuai dan sebagian lainnya tidak sesuai.
“Tadi kita melihat DTSEN ada yang sama dan ada yang tidak sama. Misalnya, seharusnya desil satu hingga lima, tetapi setelah dicek sudah menjadi desil enam hingga sepuluh. Hal-hal seperti itu perlu diperbaiki dan dikonfirmasi ke kementerian,” jelas Denny Mulyadi.
Adapun validasi dan verifikasi yang dilakukan diharapkan dapat menjadi role model bagi seluruh kelurahan di Kota Bogor dalam melakukan pemutakhiran data.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : Diskominfo Kota Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















