
Untuk mencegah hal itu, Harum menyarankan agar talenan selalu dicuci dengan air sabun dan air panas setelah digunakan, lalu dikeringkan sepenuhnya. Proses sanitasi dengan disinfektan seperti klorin juga sebaiknya dilakukan secara berkala.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pemisahan fungsi talenan. “Gunakan talenan berbeda untuk bahan mentah seperti daging dan ikan, serta untuk bahan matang seperti buah dan sayur, agar tidak terjadi kontaminasi silang,” tambahnya.
Terkait usia pakai, Harum mengatakan tidak ada batas waktu pasti. Namun, talenan yang sudah rusak, berbau, atau sulit dibersihkan sebaiknya segera diganti. Ia juga merekomendasikan penggunaan talenan berbahan stainless steel karena lebih higienis dan tahan lama.
“Intinya, kebersihan talenan sangat menentukan keamanan pangan di rumah. Jangan tunggu sampai berjamur atau berubah warna baru diganti,” pungkasnya.
Editor : Aditya Nugraha
Sumber : ipb.ac.id
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















