
“Pasokan pangan perlu diatur ulang siklusnya supaya tidak terjadi kelangkaan. Dengan begitu, masyarakat di luar penerima MBG juga tetap bisa mengakses bahan pangan,” jelasnya.
Meski begitu, Teuku memastikan bahwa ketersediaan pangan di Kabupaten Bogor masih dalam kondisi aman, terutama untuk komoditas beras. Hal itu karena Bogor memiliki pasokan terbuka dari berbagai daerah sekitar.
“Kita memang hanya memproduksi sekitar 40 persen dari kebutuhan lokal, tapi suplai dari luar daerah seperti Karawang dan Jakarta cukup banyak. Jadi, stok pangan relatif aman,” tutupnya.
Editor : Aditya Nugraha
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















