
Menariknya, pengguna juga dapat menggabungkan COPILOT dengan rumus Excel lainnya seperti IF, SWITCH, LAMBDA, atau WRAPROWS, sehingga AI dapat beroperasi secara fleksibel bersama logika dan fungsi Excel konvensional.
Microsoft menegaskan bahwa data yang dikirim melalui fungsi COPILOT tidak digunakan untuk pelatihan AI, melainkan hanya diproses untuk menghasilkan output yang diminta pengguna.
Perusahaan juga mengingatkan bahwa fitur ini memiliki batasan — misalnya, tidak dapat mengakses informasi di luar spreadsheet dan hanya bisa digunakan untuk sekitar 100 fungsi setiap 10 menit.
Selain itu, Microsoft memperingatkan agar COPILOT tidak digunakan untuk perhitungan numerik penting atau dalam skenario berisiko tinggi seperti yang berkaitan dengan hukum atau kepatuhan, karena AI masih mungkin memberikan hasil yang keliru.
Fitur AI COPILOT saat ini tersedia untuk pengguna Windows dan Mac di Saluran Beta dengan lisensi Microsoft 365 Copilot. Ke depan, Microsoft berencana untuk terus menyempurnakan kemampuan COPILOT, termasuk menambahkan dukungan akses web serta peningkatan akurasi model AI yang digunakan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















