Waspadai Heatstroke di Tengah Cuaca Panas Ekstrem: BeginiCara Mencegahnya

BOGORTODAY.COM Cuaca panas ekstrem yang melandasejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa pekan terakhirmenimbulkan berbagai keluhan dari masyarakat.

Selain membuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman, suhuudara yang tinggi juga dapat memicu berbagai gangguankesehatan, salah satunya heatstroke atau sengatan panas.

Apa Itu Heatstroke?

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Vito A. Damay, SpJP(K) menjelaskan bahwa heatstroke merupakan kondisigawat darurat medis yang terjadi ketika suhu tubuh meningkat di atas 40 derajat Celsius akibat paparan panas berlebihan.

“Ini akibat paparan panas berlebihan, dan mekanismependinginan tubuh tidak lagi mampu mengimbanginya. Gejalanya bisa berupa pusing, bingung, kulit kering atau sangat merah, bahkan sampai kehilangan kesadaran,” jelas dr. Vito.

Dalam kondisi normal, tubuh memiliki mekanisme alami untukmenjaga suhu agar tetap stabil, salah satunya melalui proses berkeringat.

Namun, ketika suhu lingkungan terlalu panas dan tubuh tidakmampu lagi melakukan pendinginan, risiko heatstroke meningkat tajam.

Dampak Cuaca Panas terhadap Kesehatan Jantung

Lebih lanjut, dr. Vito mengingatkan bahwa paparan panasekstrem tidak hanya menyebabkan dehidrasi, tetapi juga berdampak pada kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular.

Saat tubuh berusaha mendinginkan diri, jantung harus bekerjalebih keras untuk memompa darah ke kulit dan menjaga suhutubuh tetap stabil.

BACA JUGA :  Mengapa Kepala Bisa Tiba-Tiba Sakit Saat Makan Es Krim? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Kondisi ini bisa berbahaya bagi kelompok rentan, seperti:

Lansia
Anak-anak
Penderita hipertensi
Orang dengan penyakit jantung
Pengidap diabetes melitus

Mereka lebih mudah mengalami kelelahan, dehidrasi, hinggagangguan irama jantung akibat panas ekstrem.

Langkah Pencegahan Heatstroke

Menurut dr. Vito, pencegahan heatstroke dapat dilakukandengan langkah-langkah sederhana namun efektif:

1. Minum cukup air meskipun tidak merasa haus untukmenjaga hidrasi tubuh.
2. Hindari aktivitas di luar ruangan saat matahari sedang terik, terutama antara pukul 11.00–15.00.
3. Gunakan pakaian longgar dan berwarna terang, agar panastidak mudah terserap oleh tubuh.
4. Cari tempat teduh atau ruangan ber-AC jika merasa terlalupanas.
5. Segera istirahat bila tubuh mulai terasa pusing, lemas, ataukulit terasa sangat kering dan panas.

Pencegahannya sederhana tapi penting. Harus minum cukup air walaupun tidak terasa haus, lalu hindari terlalu lama berada di luar ruangan saat cuaca terik,” tegas dr. Vito.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Cuaca Panas Masih Akan Berlanjut

Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menjelaskan bahwa cuaca panas masih akan terasa di banyak wilayah Indonesia, terutama bagian tengah dan selatan, dalam beberapa waktu ke depan.

Dalam beberapa hari ke depan, wilayah Indonesia bagiantengah dan selatan diprediksi didominasi cuaca cerah hinggaberawan. Potensi hujan relatif kecil,” ujarnya.

Andri menambahkan, kondisi panas ini kemungkinan masihakan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025, tergantung pada waktu masuknya musim hujan di masing-masing wilayah.
Meski begitu, hujan lokal masih berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari di sebagian wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Papua akibat aktivitas konvektif.

Cuaca panas ekstrem bukan sekadar membuat gerah, tetapi juga dapat mengancam kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga hidrasi, membatasiaktivitas di luar ruangan, dan mengenali gejala awal heatstroke.

Dengan langkah sederhana, kita bisa tetap sehat dan terhindardari bahaya panas ekstrem yang masih akan berlangsung hinggabeberapa minggu ke depan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================