Saluran Air Mandek, Relokasi Hunian Bencana di Blok Sukamulih Sukajaya Rawan Longsor

“Tanahnya bukan tanah urugan, tapi tanah padat. Hanya saja karena belum ada saluran, air turun semua ke titik itu. Akibatnya tanah tergerus,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya kembali mengajukan pembangunan perkuatan tebing di titik rawan tersebut. Rencana intervensi yang disiapkan adalah pemasangan bronjong hingga ke bagian atas serta pengurugan ulang area yang tergerus.

BACA JUGA :  Muharram Penuh Makna, Masjid Al-Madinah Tebarkan Keberkahan Lewat Santunan 355 Yatim dan Dhuafa

“Rencananya minggu-minggu ini mulai dibangun. Itu sudah dibahas di dinas. Kami juga koordinasi dengan konsultan untuk jadi prioritas,” katanya.

Meski secara keseluruhan kondisi rumah warga masih aman, kawasan yang terdampak berada tepat di tepi tebing sehingga penguatan struktur menjadi kebutuhan mendesak.

Dery menyebutkan bahwa sebagian saluran air kini mulai dibangun sehingga genangan air sudah dapat dikurangi. Namun satu titik yang rawan longsor masih menunggu realisasi pembangunan.

BACA JUGA :  Resep Perkedel Jagung Khas Sumatera Barat, Gurih Renyah dengan Aroma Daun Kunyit

“Sekarang insyaallah akan diteruskan bronjong ke atas untuk menyelamatkan unit yang rawan tergerus. Setelah itu dilakukan pengurugan agar kembali padat seperti semula,” tandasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Ilham Ariyansyah

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================