
Saat dibangunkan sekitar pukul 21.00 WIB, MAA sudah tak merespons. Tubuh kecil itu terdiam, dingin, dan tak lagi bernafas.
Menurut Irma, usai mengetahui anak tirinya tak lagi bangun, pelaku sempat pergi meminjam uang kepada tetangga. Ia membawa dua anak kandungnya, beralasan hendak menyusul suaminya yang sedang bekerja.
“Informasi dari omnya, bapaknya anak itu datang ke rumah nenek jam sebelas malam, nangis-nangis, bilang kalau Rasya (nama panggilan MAA) meninggal,” ujar Irma dengan suara berat.
Beberapa jam kemudian, jasad MAA dibawa ke rumah neneknya. Pagi harinya, warga membantu memandikan almarhum.
“Kata omnya, pas dimandiin tubuhnya udah kaku. Jadi kayak udah meninggal cukup lama,” tambah Irma pelan.
Kini, kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Sementara itu, warga Bojonggede hanya bisa menunduk haru, mengingat permintaan terakhir bocah enam tahun itu yang begitu sederhana, ingin tidur.
Editor : Rifki Ramadhan
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















