BOGORTODAY.COM – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa.
Salah satu opsi yang dikaji adalah model “school kitchen”, atau dapur sekolah, yang memungkinkan pengelolaan makanan dilakukan langsung di lingkungan sekolah masing-masing, bukan secara terpusat.
Usulan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, yang menilai sistem school kitchen dapat menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus keamanan pangan bagi peserta didik.
Berbeda dari model distribusi makanan massal yang melibatkan pihak ketiga, skema school kitchen difokuskan hanya pada satu sekolah.
Setiap sekolah yang memenuhi standar infrastruktur dan kebersihan dapur sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN) dapat mengelola dapurnya sendiri.
“Untuk sekolah-sekolah yang siap, yang infrastrukturnya memang memungkinkan, itu bisa diberikan konsesi atau pelaksanaan khusus bagaimana mereka bisa melakukan school kitchen itu,” ujar Mu’ti usai acara Taklimat Media Setahun Kemendikdasmen di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Mu’ti menambahkan, pembahasan awal mengenai skema ini sudah dilakukan secara nonformal bersama Kepala BGN Dadan Hindayana dalam rapat koordinasi lintas kementerian.
Dalam pernyataannya di Mataram, Selasa (21/10/2025), Mu’ti menjelaskan bahwa sekolah berasrama seperti boarding school dan pesantren menjadi kandidat paling siap menerapkan sistem school kitchen.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















