
“Kami mendukung program pemerintah, seperti reduksi dan penerapan sistem SIP. Tapi kenapa program peremajaan harus disetop? Kami hanya minta peremajaan dibuka kembali, misalnya dengan unit mobil tahun 2017–2018, agar bisa memperpanjang usia kendaraan hingga lebih dari 20 tahun,” tambahnya.
Dalam aksi tersebut, para pengemudi juga menyampaikan keluhan terhadap sikap aparat Dishub yang dianggap arogan saat melakukan razia di lapangan. Beberapa anggota Dishub sempat menjadi sasaran kekesalan para pendemo.
Rushamudra menegaskan bahwa para sopir tidak menolak perubahan, namun meminta agar kebijakan dijalankan secara bertahap dan manusiawi.
“Kami hanya ingin kebijakan yang adil dan tidak mematikan mata pencaharian kami. Kami siap mengikuti aturan, asal ada solusi dan waktu penyesuaian,” pungkasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















