
Ia menilai semangat baru yang tumbuh di kalangan petani menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas produksi di tengah tantangan global.
“Semangat petani adalah kekuatan utama kita. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, kita semakin dekat menuju swasembada dan kemandirian pangan,” tambahnya.
Harga Pupuk Turun Rata-Rata 20 Persen
Beberapa hari sebelumnya, Kementerian Pertanian mengumumkan penurunan harga resmi pupuk bersubsidi rata-rata sebesar 20 persen. Kebijakan tersebut mencakup sejumlah jenis pupuk utama, yakni:
- Urea: dari Rp115.000 menjadi Rp92.000 per sak (50 kg)
- NPK: dari Rp120.000 menjadi Rp96.000 per sak (50 kg)
- SP-36: dari Rp110.000 menjadi Rp88.000 per sak (50 kg)
- ZA dan organik: mengalami penurunan dengan kisaran yang serupa
Amran menilai kebijakan ini sebagai bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani serta langkah strategis untuk memperkuat fondasi swasembada pangan nasional.
“Kebijakan ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani sekaligus langkah strategis memperkuat fondasi menuju swasembada dan kemandirian pangan nasional,” tutup Amran.
Jamuan kenegaraan tersebut tidak hanya mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Brasil, tetapi juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk menunjukkan komitmennya dalam membangun sektor pertanian yang tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















