Waspadai Risiko Stroke yang Sering Terjadi di Pagi Hari, Ini Penjelasan Dokter Saraf

Strock
Ilustrasi Stroke. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Kasus stroke kerap terjadi secara mendadak, dan menariknya, sebagian besar dilaporkan terjadi pada pagi hari.

Menurut spesialis saraf dari Brawijaya Hospital, dr Zicky Yombana Babeheer, SpN, AIFO-K, DAI FIDN, CPS, hal ini bukan kebetulan, melainkan berkaitan dengan mekanisme alami tubuh saat seseorang baru bangun tidur.

“Ketika kita tidur, tekanan darah cenderung menurun. Begitu bangun pagi, hormon-hormon tertentu di tubuh, seperti kortisol dan hormon androgen, meningkat. Ini menyebabkan tekanan darah naik secara tiba-tiba,” jelas dr Zicky dalam temu media di Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

BACA JUGA :  Urai Kesemrawutan Suryakencana, Perumda PPJ Sulap Eks Lahan Plaza Bogor Jadi Kantong Parkir

Lonjakan Tekanan Darah di Pagi Hari Bisa Picu Stroke

dr Zicky menerangkan bahwa kenaikan tekanan darah di pagi hari sebenarnya merupakan respons normal tubuh agar organ vital kembali aktif setelah beristirahat.

BACA JUGA :  Siapkan Lahan 8,7 Hektare, PSEL Bogor Raya Bakal Olah Sampah Baru dan Material Faba

Namun, pada orang yang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, kolesterol tinggi, atau penyempitan pembuluh darah otak, lonjakan ini dapat menjadi berbahaya.

“Saat tekanan darah naik mendadak, bekuan darah yang sebelumnya diam di pembuluh bisa terdorong dan menyumbat aliran darah ke otak,” ujarnya.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================