
Aktivitas ini juga membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), dan mengurangi penumpukan plak di pembuluh darah yang dapat memicu penyakit jantung koroner.
Hindari Distraksi dan Lakukan Secara Konsisten
Michael juga mengingatkan agar saat berjalan kaki, hindari distraksi seperti sering berhenti, mengecek ponsel, atau berbincang terlalu lama. Aktivitas jalan kaki yang sering terhenti bisa mengurangi efektivitas olahraga.
Ia menyarankan masyarakat untuk berjalan kaki cepat selama 30 menit setiap hari. Namun, jika waktu tidak memungkinkan, lima kali dalam sepekan sudah cukup untuk menjaga kebugaran jantung.
Alternatif Olahraga untuk Kesehatan Jantung
Selain jalan kaki cepat, beberapa aktivitas lain juga terbukti efektif meningkatkan detak jantung dan memperkuat sistem kardiovaskular, seperti:
- Jogging santai,
- Berenang, dan
- Bersepeda
“Enggak usah lari marathon, jogging santai juga cukup. Atau kalau bisa berenang bagus, atau bersepeda juga membantu meningkatkan heart rate kita,” kata Michael.
Dengan kata lain, kunci menjaga kesehatan jantung bukan hanya sekadar bergerak, tapi bergerak dengan intensitas yang tepat dan dilakukan secara konsisten.
Jalan kaki cepat bisa menjadi pilihan sederhana, murah, dan efektif untuk menjaga jantung tetap sehat sepanjang usia.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















