
“Bagi mereka yang di usia produktif, akan ditindaklanjuti dengan program-program pemberdayaan, baik yang ada di Kemensos maupun kementerian lainnya,” tambahnya.
Gus Ipul menuturkan, tahun ini terdapat 77 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah graduasi atau naik kelas dan siap mengikuti program pemberdayaan. Tahun depan, targetnya meningkat menjadi lebih dari 300 ribu KPM.
Cak Imin: Paradigma Pembangunan Nasional Berbasis Pemberdayaan
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan bahwa paradigma pembangunan nasional kini bertransformasi dengan menempatkan pemberdayaan sebagai fondasi utama.
“Kemenko Pemberdayaan Masyarakat membawa paradigma baru pembangunan nasional, di mana nilai-nilai pemberdayaan menjadi satu kebijakan untuk membangun kapasitas diri individu, kapasitas masyarakat agar produktif, inovatif, berdaya, dan mandiri,” kata Cak Imin.
Menurutnya, konsep pemberdayaan diwujudkan melalui proses graduasi masyarakat dari desil bawah Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) hingga mampu naik kelas.
“Desil 1, desil 2, sampai desil 10 secara pelan dan pasti harus terus naik kelas, mulai dari meningkatkan, menumbuhkan, hingga mengembangkan peluang usaha masyarakat,” tambahnya.
Sinergi Lintas Kementerian Menuju Nol Kemiskinan Ekstrem
Baik Gus Ipul maupun Cak Imin sama-sama menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam memastikan keberlanjutan program perlindungan dan pemberdayaan sosial.
Kolaborasi yang solid berbasis data diharapkan mampu mempercepat target pengurangan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada 2026.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Menteri Pelindungan Pekerja Migran Mukhtarudin, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, Wakil Menteri Desa Reza Patria, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, dan Kepala Staf Kepresidenan Qodari.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















