
BOGORTODAY.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa langkah pertama dalam membangun kemandirian masyarakat adalah memastikan perlindungan sosial yang kuat dan tepat sasaran.
Setelah kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, barulah dilakukan program pemberdayaan agar keluarga miskin dapat naik kelas dan mandiri.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam acara “Satu Tahun Berdaya: Gotong Royong Menuju Kemandirian” yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Ballroom Aryanusa, Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).
“Sebelum dilakukan pemberdayaan, pada awalnya diberikan perlindungan dan jaminan sosial lewat pemberian bantuan sosial. Setelah itu barulah dilakukan pemberdayaan,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya.
Perlindungan Sosial Jadi Pintu Masuk Pemberdayaan
Menurut Gus Ipul, perlindungan sosial diberikan melalui berbagai program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (Sembako).
Program tersebut menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk memperoleh jaminan dasar sebelum diarahkan ke tahap pemberdayaan ekonomi.
Pemerintah, kata dia, telah meningkatkan alokasi anggaran untuk sektor perlindungan sosial secara signifikan.
“Presiden menambah anggaran untuk perlindungan sosial. Sebelumnya alokasi melalui Kemensos untuk dua program itu Rp71 triliun menjadi Rp110 triliun, untuk keluarga-keluarga yang memenuhi kriteria memperoleh perlindungan sosial,” jelas Gus Ipul.
Tambahan anggaran tersebut digunakan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat dari 21 juta menjadi lebih dari 35 juta keluarga.
Dari Perlindungan Menuju Pemberdayaan
Setelah tahap perlindungan sosial, Kemensos bersama kementerian lain di bawah koordinasi Kemenko Bidang Pemberdayaan Masyarakat akan melanjutkan dengan program pemberdayaan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan penerima manfaat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















