5 Langkah yang Bisa Dilakukan Setelah Kena PHK agar Cepat Dapat Kerja Lagi

BOGORTODAY.COM – Pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa datang kapan saja dan sering kali tanpa tanda-tanda yang jelas.

Tak sedikit pekerja yang dibuat cemas, bingung, atau bahkan kehilangan arah setelah resmi menyandang status korban PHK. Namun, bukan berarti harapan untuk membuka lembaran baru harus pupus.

Ada sejumlah langkah strategis yang bisa membantu bangkit dan kembali mendapatkan pekerjaan baru.

Berikut lima langkah yang direkomendasikan para praktisi HR agar bisa segera bangkit setelah terkena PHK.

  1. Persiapkan Diri Sejak Dini

Praktisi HR dan Konsultan SDM, Audi Lumbantoruan, mengatakan perusahaan biasanya memberi sinyal PHK massal atau efisiensi jauh-jauh hari.

Pekerja umumnya masih memiliki waktu 2–3 bulan untuk mempersiapkan langkah berikutnya.

Jika masih memiliki waktu, manfaatkan kesempatan itu dengan segera mencari peluang pekerjaan baru.

Audi menyarankan untuk melamar di bidang serupa atau berada di ekosistem usaha yang sama, agar peluang diterima semakin besar karena dinilai sebagai kandidat berpengalaman.

Praktisi HR sekaligus Ketua Ikatan SDM Profesional Indonesia (ISPI), Ivan Taufiza, juga menekankan pentingnya persiapan bahkan ketika masih bekerja. Ia menyarankan pekerja untuk tetap aktif mengirim lamaran atau membuka peluang baru secara berkala.

“Jangan baru cari pekerjaan saat kepepet. Hari pertama kerja pun tetap melamar, tetap apply, tetap proses,” ujarnya.

  1. Jaga Networking
BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Menurut Ivan Taufiza, jaringan (networking) adalah aset penting yang sering diremehkan. Jaga hubungan baik dengan rekan kerja, atasan, atau orang-orang yang mengetahui kinerja dan prestasi Anda.

Ia mencontohkan, seorang pimpinan yang pindah ke tempat lain bisa saja mencari orang terpercaya untuk posisi baru. Hubungan baik yang dijaga dapat membuka peluang yang tidak terduga.

“Kebanyakan kita tuh terbalik. Pimpinan pindah ke kompetitor malah di-block. Padahal yang berkompetisi itu perusahaannya, bukan orangnya,” kata Ivan.

Selain itu, networking tak hanya terbatas pada dunia kerja. Keluarga, teman komunitas, hingga asosiasi profesional juga bisa menjadi sumber informasi lowongan yang tidak pernah diumumkan secara terbuka.

  1. Jangan Malu Bertanya

Masih terkait jaringan, Audi menyarankan agar orang yang terkena PHK tidak malu menghubungi teman atau kenalan lama untuk mencari peluang kerja.

“Kita harus beritahu dulu apa yang bisa kita lakukan. Tanyakan ke pimpinan, teman, saudara: ‘Saya dapat program efisiensi, adakah peluang melamar di perusahaan Anda?’” ujarnya.

Keberanian bertanya bisa membuka pintu yang sebelumnya tidak terlihat.

  1. Terus Mencoba dan Jangan Menyerah

Mencari pekerjaan adalah proses yang sering kali panjang dan melelahkan. Audi menekankan pentingnya konsistensi dan ketekunan. Bila perlu, tetapkan target harian untuk mengirim lamaran.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

“Mungkin 10, 20 lamaran per hari. Intinya mau coba,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya memiliki CV dan cover letter yang selalu siap dikirim kapan saja. Persiapan ini akan sangat membantu ketika kesempatan muncul secara mendadak.

  1. Jangan Pilih-pilih Pekerjaan

Setelah terkena PHK, Audi menyarankan untuk tidak terlalu selektif terhadap tawaran pekerjaan — terutama pada tahap awal.

Meski posisi yang ditawarkan lebih rendah atau perusahaan lebih kecil daripada tempat sebelumnya, sebaiknya tetap pertimbangkan dengan terbuka. Pekerjaan sementara bisa menjadi batu loncatan untuk peluang lebih besar di masa depan.

“Jangan gengsi untuk mengambil pekerjaan selama belum dapat pekerjaan tetap,” ujar Audi.

Setelah bekerja, barulah evaluasi apakah pekerjaan tersebut bisa menjadi jalur karier jangka panjang atau perlu mencari peluang lain.

Kena PHK memang berat, tetapi bukan akhir dari perjalanan karier. Dengan persiapan matang, menjaga jaringan, berani bertanya, terus mencoba, dan tidak terlalu memilih, peluang untuk kembali bekerja terbuka lebar. Setiap langkah kecil bisa menjadi pintu menuju kesempatan baru. Semangat untuk bangkit!

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================