
“Hyundai berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang berkelanjutan dan kompetitif. Kolaborasi di bidang AI, robotik, dan teknologi hidrogen menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang kami untuk mendukung mobilitas bersih dan efisien,” katanya.
Sebagai produsen mobil terbesar ketiga di dunia setelah Toyota dan Volkswagen, Hyundai kini agresif mengembangkan teknologi mutakhir seperti kendaraan listrik, hidrogen fuel cell, hingga sistem mobil pintar, dengan pendekatan yang semakin komersial dan kompetitif di pasar global.
Pertemuan Airlangga dan Sung Kim menandai langkah penting menuju sinergi antara Indonesia dan Hyundai untuk mempercepat transformasi mobilitas yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini juga membuka peluang penguatan rantai pasok, transfer teknologi, hingga pengembangan talenta di sektor otomotif masa depan.
Sebagai bentuk keseriusan, President Director Hyundai mengundang Airlangga untuk mengunjungi Hyundai Research and Development Center dalam kunjungan resmi Menko Perekonomian ke Korea Selatan mendatang.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat langkah Indonesia menuju industri otomotif modern yang berdaya saing tinggi di kawasan dan menjadi fondasi penting bagi era mobilitas bersih pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















