
Maruarar menambahkan, program ini juga mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat, termasuk banyaknya perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga. Ia menyebut angka kemiskinan ekstrem tertinggi berada di Kabupaten Bogor sehingga penanganannya harus dilakukan secara cepat dan masif.
Lebih lanjut, Maruarar menegaskan program ini bertujuan membebaskan masyarakat dari jeratan rentenir. Ia merujuk pada pidato Presiden Prabowo empat bulan lalu saat peluncuran Koperasi Merah Putih yang menyatakan negara tidak boleh kalah dari rentenir dan tengkulak.
“Kita harus membuat program yang cepat, tepat sasaran, mudah, dan murah,” ujarnya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















