
“berangkat dari etika ketaatan menuju etika tanggung jawab,” sebagaimana diajarkan oleh teolog moral Berhard Haering.
Ia menegaskan, pelayanan di lingkungan TNI dan Polri harus berakar pada spiritualitas tanggung jawab pribadi kepada Allah (Roma 14:7-12) dan semangat gembala yang menemukan kembali domba yang hilang (Lukas 15:1-10).
Rencana transformasi OCI ke depan diarahkan pada penyelesaian persoalan sosial dengan pendekatan sejarah dan antropologi, pembinaan “alat negara yang beriman Katolik”, serta kebijakan pembinaan yang lebih desentralistis dan berkeadilan.
OCI juga melihat peluang kerja sama lintas lembaga dengan Kementerian Pertahanan, Kepolisian RI, pemerintah daerah, serta keuskupan setempat untuk memperluas pelayanan pastoral bagi anggota TNI-Polri dan keluarganya.
“Pelayanan bagi aparat negara yang beriman Katolik bukan hanya tentang mendampingi secara rohani, tetapi juga menghadirkan wajah Gereja yang humanis dan membawa damai di tengah masyarakat,” ujar Romo Yos Bintoro, Kamis (6/11/2025).
Delegasi OCI menegaskan komitmennya untuk terus “bergerak bersama tidak hanya dalam aksi, tetapi dengan kekuatan Roh Kudus, demi memenangkan hati dan pikiran rakyat.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















