PAHLAWAN DALAM KESUNYIAN DAN KETENANGAN

PAHLAWAN
Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan)

HARI Pahlawan ditetapkan untuk mengenang Pertempuran Surabaya yang terjadi pada 10 November 1945, pertempuran ini merupakan salah satu peristiwa paling heroik dalam sejarah bangsa Indonesia, karena menjadi simbol keberanian arek-arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan yang dipimpin oleh Bung Tomo dari upaya penjajahan kembali oleh pihak Sekutu.

Pertempuran Surabaya berlangsung dengan sengit ribuan pejuang dari berbagai kalangan, mulai dari tentara, santri, pelajar, hingga rakyat biasa, turun ke medan perang. Mereka berjuang dengan senjata sederhana menghadapi kekuatan militer Inggris yang jauh lebih lengkap dan modern.

Pertempuran ini meninggalkan kesan mendalam bagi bangsa Indonesia dan dunia internasional.

Keberanian arek-arek Surabaya menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak dapat ditundukkan oleh kekuatan senjata. Keberanian arek-arek Surabaya dipicu oleh adanya Resolusi Jihad 22 oktober.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 adalah fatwa yang dikeluarkan oleh para ulama NU di Surabaya yang mewajibkan setiap Muslim untuk membela tanah air dari penjajah, yang menjadi pemicu semangat pertempuran  di Surabaya pada 10 November 1945. Peristiwa 10 November ini menjadi titik puncak dari semangat jihad tersebut.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pengertian dari pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.

Arti ini juga mencakup seseorang yang berjasa luar biasa bagi bangsa dan negara, baik dalam perjuangan melawan penjajah maupun dalam kemajuan bangsa dan negara saat ini.

Nah meski dalam keadaan damai, jika kita melihat pengertian pahlawan di atas, kita semua bisa menjadi pahlawan, tanpa harus berperang seperti arek-arek Surabaya tersebut. Makanya penulis membuat opini dengan judul “Pahlawan Dalam Kesunyian dan Ketenangan”.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

Ya banyak orang yang punya prestasi yang luar biasa, punya jasa yang luar biasa  dan punya manfaat yang luar biasa terhadap dirinya sendiri, atau keluarganya, atau tetangganya, atau saudaranya,  atau temannya, atau lingkungannya, atau kantornya, atau sekolahnya, atau perusahaannya, bahkan atau bangsanya dan negaranya serta agamanya.

Ya ditengah kesunyian malam yang hening, pahlawan ini mendoakan dengan ikhlas seluruh makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa agar di dunia ini tercipta perdamaian, ketenangan, kebahagiaan, hidup berdampingan dan penuh keberkahan. Selamat Hari Pahlawan 10 november. Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================