BOGORTODAY.COM – Manusia diperkirakan telah mengotori lautan dunia dengan sekitar 150 juta ton sampah plastik.
Angka ini terus bertambah setiap tahun akibat penggunaan plastik yang masif dan proses penguraiannya yang sangat lambat.
Di tengah kondisi tersebut, ilmuwan berlomba mencari cara agar plastik yang mengotori lautan dapat terurai secara alami.
Baru-baru ini, sebuah studi yang dilakukan oleh King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) membawa kabar menggembirakan.
Para peneliti menemukan bahwa bakteri laut tertentu dapat “memakan” plastik, terutama jenis polietilena tereftalat (PET)—plastik keras yang banyak digunakan pada botol minuman, ember, hingga serat kain sintetis.
Penemuan ini menawarkan harapan baru bagi upaya mengurangi limbah plastik, sekaligus membuka wawasan baru tentang evolusi mikroba laut.
Bagaimana Bakteri Bisa Memecah Plastik?
Para peneliti KAUST menemukan bahwa bakteri laut tersebut memiliki enzim khusus bernama PET hidrolase (PETase). Enzim ini bekerja dengan memecah struktur plastik PET menjadi bahan penyusunnya kembali, sehingga lebih mudah terurai.
Kunci dari kemampuan itu terletak pada motif struktural unik pada enzim PETase, yang disebut motif M5.
“Motif M5 bertindak seperti sidik jari yang memberi tahu kita kapan PETase kemungkinan besar akan berfungsi, mampu memecah plastik PET,” jelas Carlos Duarte, ahli ekologi kelautan dan salah satu pemimpin studi, seperti dikutip Science Daily.
Dalam ekosistem laut yang miskin karbon, mikroba berevolusi untuk memanfaatkan sumber karbon baru—termasuk plastik yang dibuang manusia. Enzim PETase menjadi alat bagi mikroba ini untuk bertahan hidup dengan “mencerna” plastik sebagai sumber energi.
Sebelumnya, pada 2016 ilmuwan di Jepang menemukan bakteri pemakan plastik di sebuah pabrik daur ulang. Bakteri tersebut mampu menghasilkan enzim PETase yang efektif memecah plastik.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















