
BOGORTODAY.COM – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak penutupan tambang andesit di Kecamatan Cigudeg,Parungpanjang, dan Rumpin, Kabupaten Bogor.
Peninjauan lapangan dilakukan selama dua hari berturut-turut sejak Senin, 2 November 2025, guna melihat secara nyata kondisi sosial dan ekonomi masyarakat setelah aktivitas tambang dihentikan.
Anggota DPRD Jawa Barat, Samsul Hidayat, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi dan keluhan masyarakat di tiga kecamatan tersebut. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa penutupan tambang berdampak sangat besar terhadap kehidupan ekonomi warga.
“Kami melihat langsung banyak sentra ekonomi masyarakat terpaksa berhenti total. Misalnya di wilayah Cigudeg, Parungpanjang hingga Rumpin, aktivitas warga benar-benar mati. Ratusan warung tutup,” ucap Samsul.
Ia menjelaskan, dari hasil diskusi dengan warga, penutupan tambang menyebabkan berbagai dampak sosial yang cukup memprihatinkan. Selain lumpuhnya ekonomi, muncul persoalan sosial lain seperti meningkatnya angka kriminalitas, ancaman perceraian, serta banyaknya warga yang kehilangan pekerjaan.
“Kami menemukan fakta bahwa tingkat kriminalitas meningkat, ancaman perceraian tinggi, bahkan ada anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena orang tuanya kehilangan sumber penghasilan,” jelasnya.
Editor : Ilham Ariyansyah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















