
“Veteran itu ibarat nyamuk, selalu ada. Tidak bisa dimusnahkan, karena semangatnya terus hidup,” ujar Zainuri sambil tersenyum mengenang masa dinasnya.
Selama bertugas, Zainuri sempat tergabung dalam pasukan khusus yang dikirim dalam misi PBB ke sejumlah negara, seperti Kamboja, Timor Leste, dan Bosnia. Pengalaman meninggalkan keluarga untuk tugas negara menjadi bagian dari pengorbanan yang ia kenang hingga kini.
“Dulu sering meninggalkan anak dan istri. Tapi itu semua bagian dari pengabdian. Kita jalani dengan bangga,” katanya pelan.
Kini, setelah masa dinas berakhir, Zainuri dan rekan-rekannya hanya berharap agar semangat juang itu tidak berhenti di generasi mereka. Ia menitipkan pesan kepada kaum muda agar tak melupakan sejarah dan terus berkontribusi bagi bangsa.
“Harapannya untuk anak muda, terus berjuang dan menjadi yang terbaik. Siapa lagi kalau bukan mereka yang akan meneruskan perjuangan di negeri ini,” ujar Zainuri. (MG5)
Editor : Bas
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















