BOGORTODAY.COM – Jika mendengar kata piramida, kebanyakan orang mungkin langsung teringat pada Mesir. Citra Piramida Agung Khufu di Giza yang begitu megah memang melekat kuat dalam ingatan banyak orang. Namun, siapa sangka, Mesir bukanlah negara dengan piramida terbanyak di dunia.
Mesir memang tersohor berkat kompleks piramida Giza yang menjadi simbol peradaban kuno sekaligus destinasi wisata dunia.
Namun, popularitas itu tidak serta-merta menjadikan Mesir sebagai pemilik piramida terbanyak.
Secara umum, piramida adalah bangunan tiga dimensi dengan alas segi banyak—mulai dari segitiga, persegi, hingga heksagon—yang sisinya bertemu pada satu titik puncak. Bentuk ini sudah lama menjadi ikon arsitektur kuno dan misteri peradaban.
Sudan: Negeri dengan Piramida Terbanyak
Melansir IFL Science, negara dengan jumlah piramida terbanyak justru adalah Sudan, yang terletak di Afrika Timur Laut. Negara ini memiliki setidaknya 255 piramida, hampir dua kali lipat dari jumlah piramida di Mesir yang berkisar 135 bangunan.
Meski tidak setenar piramida Mesir, keberadaan ratusan piramida di Sudan menegaskan bahwa wilayah tersebut menyimpan kekayaan sejarah dan peradaban yang luar biasa. Secara umum, piramida-piramida di Sudan berukuran lebih kecil, namun tetap memiliki nilai arkeologis yang sangat penting.
Sejarah Piramida di Sudan
Piramida di Sudan dibangun sekitar abad ke-8 SM di wilayah Nubia, yang merupakan pusat kekuasaan Kerajaan Kush kuno. Tak heran jika sebagian besar situs piramida ditemukan di kawasan tersebut.
Hingga kini, para arkeolog telah mendokumentasikan sekitar 200 piramida runcing serta 41 makam bangsawan Kush. Piramida-piramida ini menjadi bukti kejayaan Kerajaan Kush yang pernah menandingi Mesir dalam budaya, pemerintahan, hingga ritual pemakaman.
Peradaban Kush mulai dikenal dunia kembali pada 1830-an ketika seorang pemburu harta karun Italia, Giuseppe Ferlini, menemukan artefak berharga dari salah satu piramida.
Sayangnya, metode brutal yang digunakan Ferlini membuat dirinya dikecam karena merusak situs bersejarah dan menjarah peninggalan kuno.
Teknologi Modern Ungkap Lebih Banyak Piramida
Di era modern, kemajuan teknologi semakin memudahkan para peneliti mengidentifikasi situs sejarah yang sebelumnya tersembunyi. Salah satunya melalui teknologi LIDAR (Light Detection and Ranging) yang mampu menembus vegetasi padat dan memetakan struktur di bawah permukaan tanah.
Dengan teknologi ini, para arkeolog meyakini bahwa masih banyak piramida yang belum ditemukan, baik di Sudan maupun di kawasan lain yang punya jejak peradaban kuno.
Negara Lain yang Memiliki Piramida Bersejarah
Selain Mesir dan Sudan, ada beberapa negara lain yang memiliki piramida dan tetap menarik perhatian para arkeolog dunia:
- Nigeria
Memiliki sekitar 10 piramida Nsude, yang diperkirakan berasal dari peradaban kuno di wilayah tenggara Nigeria. - Meksiko
Negara ini terkenal dengan puluhan piramida, mulai dari peninggalan Maya, Aztec, hingga ikon seperti Piramida Matahari, Piramida Bulan, dan Piramida Besar Cholula—piramida terbesar di dunia berdasarkan volume. - Guatemala
Rumah bagi enam piramida berundak besar peninggalan suku Maya, termasuk struktur ikonik di Tikal. - Niger
Menyimpan sebuah sphinx dan dua piramida kuno, menjadi bukti pengaruh budaya dari peradaban Afrika Utara.
Piramida memang menjadi simbol universal dari kejayaan masa lalu. Namun, keberadaannya yang tersebar di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa struktur megah ini tidak hanya menjadi warisan Mesir, tetapi juga bagian dari sejarah besar umat manusia.
Jika Anda ingin menambahkan infografik, versi singkat, atau angle berita lain, tinggal beri tahu saja!
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















