7 Makanan yang Bisa Bikin Perut Kembung dan Cara Menguranginya

Alternatif: produk bebas laktosa atau susu nabati seperti almond, oat, atau kedelai.

  1. Minuman Bersoda

Gelembung karbonasi pada minuman bersoda menyebabkan Anda menelan lebih banyak udara, yang kemudian terperangkap di saluran pencernaan dan menimbulkan kembung.

Alternatif: air putih yang lebih aman untuk sistem pencernaan dan membantu meredakan kembung.

  1. Bawang Bombay dan Bawang Putih

Dua bahan dapur ini mengandung fruktan, jenis serat larut yang tidak mudah dipecah tubuh. Pada sebagian orang, fruktan dapat memicu gas dan kembung, terutama pada mereka yang intoleransi fruktan.

  1. Semangka

Meski segar dan kaya air, semangka memiliki kandungan fruktosa yang cukup tinggi. Fruktosa yang tidak terserap sempurna bisa menumpuk di usus dan menyebabkan kembung, terlebih pada orang yang sensitif terhadap jenis gula ini.

  1. Roti
BACA JUGA :  8 Makanan Tinggi Serat yang Bantu Lancarkan Pencernaan Secara Alami

Roti yang terbuat dari gandum mengandung gluten. Pada orang dengan penyakit Celiac atau sensitivitas gluten, konsumsi roti dapat menyebabkan kembung ekstrem, mual, hingga diare.

Perlu dihindari juga: makanan mengandung gluten lain seperti pasta, kue, dan sereal tertentu.

Cara Mengurangi Perut Kembung

Jika kembung sudah terlanjur muncul atau sering terjadi, beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu meredakannya:

  1. Olahraga Ringan

Lakukan kegiatan ringan seperti berjalan kaki atau yoga. Gerakan tubuh dapat membantu mendorong gas keluar dan mengurangi rasa kembung setelah makan.

  1. Pijat Perut
BACA JUGA :  Bapenda Kabupaten Bogor Minta Desa dan Kelurahan Laporkan Potensi Pajak

Pijat perut dengan gerakan memutar searah jarum jam. Teknik ini dipercaya membantu meningkatkan pergerakan usus dan meredakan rasa penuh pada perut.

  1. Relaksasi

Stres dapat memperburuk keluhan pencernaan. Cobalah mandi air hangat, tarik napas dalam, atau dengarkan musik menenangkan untuk merilekskan tubuh.

Perut kembung umumnya bukan kondisi serius, namun memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan memahami respons tubuh dapat membantu mencegahnya datang kembali. Jika kembung berlangsung terus-menerus atau disertai gejala berat, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================