
BOGORTODAY.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Dede Chandra Sasmita mempertanyakan kualitas bangunan sekolah negeri menyusul ambruknya dua sekolah menengah kejuruan di Kabupaten Bogor.
Dede mengatakan pihaknya heran karena sekolah negeri lebih sering mengalami insiden ambruk dibandingkan sekolah swasta.
“Kemarin kita tahu ada dua SMK yang ambruk, satu di Cileungsi dan satu di Gunung Putri. Ini ada apa sebenarnya, kenapa hanya di SMK negeri saja, kenapa swasta tidak,” katanya, Senin (17/11/2025)h.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan VI itu menyebut ambruknya SMKN 1 Gunung Putri dipicu angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang. Namun, ia mempertanyakan kualitas material yang digunakan.
“Walaupun secara kasat mata terlihat teknis, ketebalan baja ringannya perlu dipertanyakan,” ujarnya.
Dede menyebutkan tim terkait masih melakukan investigasi terhadap bangunan SMKN 1 Gunung Putri yang ambruk. Hasil investigasi akan keluar pada 25 November 2025.
“Tanggal 24 November itu batas kerja tim, insya Allah tanggal 25 November kita bisa tahu,” katanya.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















