Hobi Minum Kopi Bisa Picu Radang Tenggorokan? Ini Penjelasannya

Radang Tenggorokan
Ilustrasi Kopi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Hampir semua orang pernah merasakan radang tenggorokan, kondisi yang menimbulkan rasa sakit atau iritasi, terutama saat menelan.

Kebanyakan kasus radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus seperti flu atau pilek dan biasanya sembuh dengan sendirinya.

Namun, menurut Mayo Clinic, radang akibat infeksi bakteri streptokokus membutuhkan antibiotik untuk penyembuhannya.

Selain infeksi, sejumlah faktor lain juga dapat memicu radang tenggorokan. Salah satunya datang dari minuman yang dikonsumsi banyak orang setiap hari: kopi.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Kopi dan Radang Tenggorokan

Menurut Rachna Mehta Shroff, ahli bedah kepala dan leher sekaligus spesialis THT, kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik atau pengering.

“Jika dikonsumsi berlebihan, kopi dapat menyebabkan dehidrasi dan iritasi pada tenggorokan. Selain itu, kopi juga bisa memperburuk masalah asam lambung,”
— Rachna Mehta Shroff, dikutip dari Only My Health.

BACA JUGA :  Beasiswa AGRTPS 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa Indonesia Berkesempatan Kuliah Riset di Australia dengan Pendanaan Penuh

Konsumsi kopi dalam batas moderat (sekitar 1–2 cangkir per hari) umumnya masih aman. Masalah muncul ketika seseorang meminumnya berulang kali sepanjang hari tanpa diimbangi asupan air putih yang cukup.

Kekurangan cairan dapat membuat tenggorokan menjadi lebih kering, sehingga mudah mengalami iritasi.

Jangan Minum Kopi Saat Perut Kosong

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================