
Namun, dalam pembaruan pada halaman status layanannya, Cloudflare menyatakan bahwa mereka telah menerapkan perbaikan awal untuk mengatasi masalah. Meski begitu, mereka mengingatkan bahwa beberapa pengguna mungkin masih mengalami kendala saat mengakses dasbor online.
“Kami terus memantau kesalahan untuk memastikan semua layanan kembali normal,” tulis Cloudflare dalam keterangannya, dikutip dari CNBC.
Seorang juru bicara Cloudflare menambahkan bahwa perusahaan mendeteksi lonjakan traffic yang tidak biasa pada salah satu layanan mereka, yang menyebabkan sebagian trafik yang melewati jaringan mengalami error.
“Kami belum mengetahui penyebab lonjakan traffic yang tidak biasa ini. Kami sedang bekerja keras untuk memastikan semua traffic dilayani tanpa kesalahan,” ujarnya.
Cloudflare dan Perannya dalam Infrastruktur Internet
Cloudflare merupakan salah satu penyedia layanan jaringan terbesar di dunia. Perangkat lunaknya digunakan untuk mengelola dan melindungi trafik internet untuk sekitar 20 persen dari seluruh situs di dunia.
Layanan yang disediakan mencakup:
- Perlindungan terhadap serangan Distributed Denial of Service (DDoS)
- Sistem keamanan web
- Content delivery network (CDN)
- Pengelolaan trafik global
Dalam kasus serangan atau lonjakan trafik, sistem Cloudflare biasanya berfungsi sebagai perisai yang mencegah situs klien tumbang akibat permintaan berlebih. Namun, ketika infrastruktur Cloudflare sendiri bermasalah, dampaknya langsung dirasakan secara luas.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















